Minggu, 07 April 2013

Just Remember :")

Jelas masih teringat dulu kita berjalan bersama untuk mencapai tujuan yang sama.
Melewati banyak kerikil-kerikil tajam yang menghalangi langkah kita.
Satu per satu, langkah demi langkah kita coba lalui bersama.
Dengan susah payah beberapa halangan telah berhasil kita lalui.
Namun belum sampai di tempat tujuan kita tersesat hilang tak tau arah.
Dan sekarang kita sudah berjalan dengan arah yang beda menuju tujuan masing-masing.
Disaat hatiku sudah tidak sanggup lagi menahan beban rasa sakit yang mendera.
Disaat tubuh ini sudah tidak sanggup lagi menahan rindu ingin memelukmu.
Dan disaat mataku sudah tidak sanggup untuk menahan derasnya air mata.
Aku hanya butuh ketenangan agar memastikan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Entah kepada siapa lagi aku mengadu, selain kepada Tuhanku tempat pengaduan terbaik.
Dalam gelapnya malam aku masih terjaga dalam kesendirian.
Sampai detik ini pun mungkin kamu tidak akan pernah tahu.
Bahwa aku masih sanggup berdoa dan menyelipkan namamu disetiap malam doaku.
Sangat besar rasa kekecewaan ku terhadapmu bukan hanya karna telah kehilangan kamu.
Tetapi aku sadar bahwa kamu tak cukup kuat mempunyai alasan untuk tetap mempertahankan aku.
Sangat tidak menyangka semudah itu melepaskan yang seharusnya layak untuk di pertahankan.
Kamu telah menghancurkan semuanya, menghancurkan perasaan yang seharusnya kamu bisa rasakan.
Menghancurkan harapan yang telah kita rangkai bersama.
Manusia memang hanya bisa untuk berencana, tetapi tetap Tuhan yang menentukan semuanya.
Tuhan pasti mempunyai rencana yang jauh lebih indah dari rencana yang kita punya.