Jumat, 19 April 2013

Bedug Masjid dan Lonceng Gereja :")

Tepatnya dari dua minggu yang lalu kita saling mengenal satu sama lain. Hari-hari semakin berlalu dan akupun baru menyadari bahwa kamu telah membawa ku untuk membuka dunia atau lembaran baru. Kamu telah hadir dan membantuku untuk berdamai dengan masa laluku untuk siap menghadapi masa depanku. Tetapi entah mengapa aku telah mencoba menepis rasa ketakutan dan kekhawatiran itu, namun tetap saja ada. Akupun bingung harus seperti apa untuk melawan kekhawatiran itu, ingin berusaha mencoba dan menjalani semuanya meskipun melawan arus ketakutan itu. Sebab kalau tidak dicoba apakah kita akan benar-benar tahu hasilnya seperti apa? Hidup itu pilihan. Kita mau tetap terpuruk atau bangkit. Aku telah bangkit dan siap tidak siap aku pun harus benar-benar siap untuk terjatuh kembali. Sampai kapan kita benar-benar bangkit tanpa harus terjatuh kembali? Ya sampai saatnya rencana Tuhan yang jauh lebih indah itu menjadi kenyataan. Bukankah tidak ada seorang pun makhluk Tuhan yang tahu rencanaNYA??? Apapun hal yang tidak kita inginkan itu hadir, jadikanlah itu menjadi proses dalam pendewasaan. Terima kasih kamu telah memberikan warna baru. Aku tidak berharap banyak padamu. Aku tahu kita akan sulit bersatu. Alasan tidak bisa menyatu itu karena bunyi bedug masjid tidak akan pernah bisa berinstrumen indah dengan bunyi lonceng gereja :") Mungkin kita akan bahagia, tapi kebahagiaan itu ada bukan karena saat kita bersama. Melainkan kebahagiaan itu ada saat kita menerima bahwa ternyata jalan kita memang berbeda karena adanya keyakinan yang kita miliki tak sama. Aku tahu memang di mata Tuhan kita tidak pernah ada yang berbeda. Tuhan memang SATU, namun kita memang hanya dibatasi dengan keyakinan yang berbeda.

Minggu, 07 April 2013

Just Remember :")

Jelas masih teringat dulu kita berjalan bersama untuk mencapai tujuan yang sama.
Melewati banyak kerikil-kerikil tajam yang menghalangi langkah kita.
Satu per satu, langkah demi langkah kita coba lalui bersama.
Dengan susah payah beberapa halangan telah berhasil kita lalui.
Namun belum sampai di tempat tujuan kita tersesat hilang tak tau arah.
Dan sekarang kita sudah berjalan dengan arah yang beda menuju tujuan masing-masing.
Disaat hatiku sudah tidak sanggup lagi menahan beban rasa sakit yang mendera.
Disaat tubuh ini sudah tidak sanggup lagi menahan rindu ingin memelukmu.
Dan disaat mataku sudah tidak sanggup untuk menahan derasnya air mata.
Aku hanya butuh ketenangan agar memastikan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Entah kepada siapa lagi aku mengadu, selain kepada Tuhanku tempat pengaduan terbaik.
Dalam gelapnya malam aku masih terjaga dalam kesendirian.
Sampai detik ini pun mungkin kamu tidak akan pernah tahu.
Bahwa aku masih sanggup berdoa dan menyelipkan namamu disetiap malam doaku.
Sangat besar rasa kekecewaan ku terhadapmu bukan hanya karna telah kehilangan kamu.
Tetapi aku sadar bahwa kamu tak cukup kuat mempunyai alasan untuk tetap mempertahankan aku.
Sangat tidak menyangka semudah itu melepaskan yang seharusnya layak untuk di pertahankan.
Kamu telah menghancurkan semuanya, menghancurkan perasaan yang seharusnya kamu bisa rasakan.
Menghancurkan harapan yang telah kita rangkai bersama.
Manusia memang hanya bisa untuk berencana, tetapi tetap Tuhan yang menentukan semuanya.
Tuhan pasti mempunyai rencana yang jauh lebih indah dari rencana yang kita punya.

Jumat, 05 April 2013

Diantara Luka dan Diantara Duka

Aku butuh waktu yg lama untuk mempertahankan kita, dan kamu cuma butuh waktu beberapa detik untuk menghancurkan semuanya.
Menghancurkan semua mimpi yang dibangun dari awal, namun mimpi ya hanyalah tinggal mimpi.
"Luka" yg kau beri memaksaku untuk pergi, namun "Kenangan indah" yg telah kita lalui menyuruhku untuk tetap bertahan denganmu.
Namun tak ada gunanya aku mempertahankan seseorang yang sudah tidak mempunyai alasan lagi untuk mempertahankan aku.
Kau hanya menganggap aku seperti lilin, yg akhirnya kau padamkan disaat kau menemukan cahaya yg lebih terang.
Cahaya terang yang kau anggap dapat menerangkan masa depanmu dan kebahagiaanmu.
Rasa kecewa mampu menghancurkanku secara perlahan, tapi inilah aku.. Aku mulai terbiasa dengan lukamu dan terbiasa hidup tanpamu.
Sehingga mampu membuatku bangkit dan percaya rencana Tuhan jauh leih indah dari mimpiku selama ini.
Kucoba selipkan rindu dalam dinginnya hujan, berharap rindu itu sampai padamu dan merubahnya jd pelangi indah yg kembali mewarnai hidupku.
Namun pelangi yang indah itu justru kau rubah menjadi warna hitam pekat dalam hidupku.
Kau telah terlelap dalam mimpi indahmu, sedangkan aku masih terjaga dengan kerinduanku.
Kerinduan yang selalu hadir dalam keheningan malam dan dalam kesendirian.
Aku hanya mencoba bahagia, mencoba tegar, mencoba tersenyum, diantara luka dan diantara duka.

Kamis, 04 April 2013

Engkau Hebat Ibu

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam


Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
 

Ibu...
tlah kau hujamkan matamu
tuk menentang sang surya
tlah kau hentakan kakimu
tuk menindas bumi
tlah kau mantapkan hatimu
tuk taklukan sang waktu
 

Ibu...
tlah kau luangkan begitu banyak waktu
hanya tuk menjaga ku
tlah kau hempaskan kepentingan mu
hanya tuk mengurusku
 

Ibu...
remuk hati ini melihat mu menangis
hancur raga ini melihatmu terluka
mati raga ini bila kau tiada

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu tiada terbalas

hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Rabu, 03 April 2013

Memories Of You By Ronald Soemitro

Wherever I am
In whatever way
Your memories are always with me
Should I tell anyone or should I not
It's the matter of the heart after all
It's said that a world moves along with us
Even as solitude grows silently in the heart
All I have are memories

Somewhere in my heart
An arrow pierces trough memories
Somewhere every pictures dims a little
Some find happiness in the shades of a new world
Memories of you

Hold my hand
Let's remember what we share
Understand that I know you really care
Baby that you ever think of me as your best friend??
Remember all those times, we were best friend??
I remember
It’s been 365 nights since the last goodbye
It’s too long for me, that’s the reason why

Now please come down, get lower
I’m on the top of the tower and can’t go higher
I have something to say to you
I need to tell you, that
I wanna stop loving you

:")

Banyak kata yang tak pernah selesai aku rangkai
Banyak makna yang tak bisa aku mengerti
Mungkin semuanya sudah tidak perlu lagi
Untuk dipahami ataupun memahami

Mungkin apa yang aku harapkan disini
Sudah tak kau harapkan lagi disana
Meski pernah kau berucap tak akan hilang
Namun kenyataan lain

Mungkin kamu tidak pernah tau apa yang telah aku tulis
Aku juga tidak tau apakah kamu masih bisa merasakannya
Dalam diam dan tangis aku termenung
Nyata atau tidak bayangan selalu hadir menemaniku

Terkadang kau masih menjadi lamunan malam
Hadir dalam mimpi walau tak seindah dulu
Seolah kamu menjadi bayangan masa depanku
Padahal kau tak lebih dari serpihan masa lalu

Semua telah sirna saat kau beralih
Serasa semua tiada pernah bermakna
Setelah kau menginginkan dia bertahta dalam hatimu
Dan menjadikanku cuma beberapa dari periode masa lalumu


Selasa, 02 April 2013

Ecieeeeeeee sapanih, lagi nunggu kapal mas? hahahaha

With My Bestfriends

 Astrid, Rachel and Me @TamanAsriPerbanas
 
With Rachel

 With Ayu @PizzaHutCisarua

Sexy lips with Maya

 
 With Astrid @Cisarua
With Maya Sexy Lips



With Accounting E @Puncak



Variety of expressions

When i'm at puncak
Kamu...
Orang yang dulu pernah berarti
Namun sekarang sudah tak berarti
Harapanku sudah tak ada lagi padamu

Eh Kamu...
Aku cukup bangga sekarang kamu sudah berubah
Menjadi agak lebih baik dari sebelumnya
Aku bahagia melihat kamu sebahagia sekarang

Iya Kamu...
Semoga kita bisa bertemu lagi dilain waktu ya
Dimana kita sudah bahagia
Dengan pasangan hidup kita masing-masing

Senin, 01 April 2013

Cinta Pertama

Gue mau lanjutin cerita tentang "Cinta Pertama" gue. Namanya itu "Adam", gue ketemu dia di SMA. Awal kenalan itu karna salah paham gitu deh, gue fikir yang suka ngerjain atau smsin gue mulu itu dia. Soalnya temen gue suka ngeledekin gue dan bawa-bawa nama adam gitu. Yaudah akhirnya gue minta nomernya si adam itu buat ngecek nomer yang biasa ngerjain gue. Gue coba telfon dari nomer gue, supaya ketauan dia atau bukan yang suka ngerjain. Soalnya nomer yang iseng banyak banget. Biasanya kan langsung nongol tuh namanya kalo emang bener dia. Eh ternyata namanya ngga nongol. Yaudah ngga nyampe diangkat sama adam langsung gue matiin tuh. Gue delete juga nomernya dari recentcall gue. Itu kejadiannya tanggal 5 september 2008, hari jumat lagi bulan puasa dah pokoknya. Pas jam 12an gitu ada nomer nelfon gue, nanyain gue siapa. Gue juga bingung itu siapa, ternyata itu nomernya adam yang tadi. Gue ngga ngeh karna nomernya juga udah gue delete. Yaudah dari situ tuh kita kenalan. Dari situ kita udah sms/telfonan secara intensif. Tepat 5 hari setelah kita kenalan, adam mengutarakan perasaannya sama gue, itu tanggal 9 september 2008, hari selasa. Pas gue mau rapat osis eh dia manggil gue di lapangan, sampe akhirnya dia nembak dan gue terima. Tanpa gue sadari kita jadian di dalem gawang bola hahahahaha
Hari-hari gue jalanin sama dia, sebulan pertama gue sempet bosen sama dia akhirnya gue menghindar terus gue putusin. Seminggu kemudian gue ngerasa kangen banget sama dia, terus gue minta tolong temen gue namanya vanya buat nelfonin adam. Gue cuman mau denger suara dia, akhirnya adam tau kalo yang nyruruh nelfon itu gue. Yaudah akhirnya kita komunikasi lagi, dan besoknya dia ngajak gue balikan didepan temen-temen gue dan juga temen-temennya dia. 2-3bulan hubungan masih baik-baik aja, pas udah jalan 6bulan lebih udah mulai keliatan tuh egoisnya dan posesifnya dia yang bikin kita jadi berantem. Gue mulai dibuat renggang sama temen-temen gue, kalo disekolah gue selalu sama dia terus jarang sama temen-temen gue. Ngga kayak dulu sebelum gue jadian sama adam. Gue bisa maen sama temen-temen gue disekolah kalo adam lagi ngga masuk aja. Tapi tetep gue pulang sekolah ngga boleh maen kemana-kemana, harus langsung pulang kalo gue ketauan boongin dia emmm abis gue kena bacotannya dia. Dia selalu ngecheck gue dengan nelfon gue, mending nelfonnya ke hp (masih ada kesempatan boong) lah ini nelfonnya ke rumah -_______-
Mau kemana-kemana gue harus sama dia, sama temen gue sendiri ngga boleh padahal cewek loh. Yaudah semenjak gue jadian sama dia, temen gue pada kesel sama gue karna katanya gue udah berubah semenjak jadian. Temen-temen gue banyak yang protes. Gue juga ngerasa bersalah, tapi gue juga bingung harus gimana. Disatu sisi gue sayang sama adam, tapi di sisi lain gue sayang sama temen-temen gue. Sebenernya gue kesel kenapa hidup gue, pergaulan gue jadi dibatesin, gue jadi ngga punya temen. Siapapun ngga boleh ada yang tau nomer gue, kalo sampe ada yang tau simcard langsung dipatahin terus ganti. Udah bejibun dah gue beli kartu perdana. Boro-boro maen, buat kerja kelompok tugas aja gue ngga dibolehin. Karna itu buat gue penting, gue berani nekat buat boongin dia. Gue yakin bakal ketauan, karna dia emg susah buat dibohongin. Kalo gue boongin dia, ada resiko yang harus gue terima. Selain caci dan maki yang dia keluarin, tapi tangannya juga main loh dan gue selalu berujung nangis. Kalo gue udah nangis dia baru diem dan minta maaf karena udah kasar. Gue sadar apa yang dia lakuin itu salah banget, gue kecewa dia begitu gue ngga suka dilarang ini itu, gue mau dia percaya sama gue. Tapi gue ngga bisa berbuat apa-apa, gue selalu nurut apa yang dia mau meskipun itu ngorbanin kesenengan atau kebebasan gue. Karena dia ngelarang gue ini itu, ya akhirnya dia gue larang juga. Tapi dia bilang, "kamu boleh ngelarang aku apa aja, kecuali BAND". Yaudah gue sepakat, karena gue tau musik itu jiwanya dia.
1tahun lebih gue pacaran sama dia, tetep dengan keadaan kayak sebelumnya blom ada perubahan yang ada malah makin parah. Ada adek kelas namanya zena yang masuk eskul band di sekolah gue dan tiap latian sama adam terus. Gue udah denger gossip yang ngga enak tentang mereka, gue tanya bener atau ngga sama adamnya tapi dia bilang "ngga kok sayang, nggausah didengerin apa kata orang. lagian cewek jelek, item, kayak gitu aja masa aku sukain sih ya ngga mungkinlah". Faaaaak! ternyata itu semua bullshit! Gue sama dia sempet putus lagi gara-gara berantem masalah apa gitu gue lupa biasa karna emosi. Gue yakin balikan lagi, karna masih sama-sama sayang, eh ternyata eh ternyata gue akhirnya tau mereka berdua jadian. Sakit hati dong gue, marah, kesel, emosi, pokoknya udah ngga karuan deh apa yang gue rasain. Akhirnya gue mulai ngejauh dan 2minggu kemudian dia hubungin gue lagi minta maaf dan ngejelasin semuanya, sebenernya sih penjelasan sekaligus alasan. Dia mutusin tuh cewek terus ngajak gue balikan, karna gue masih sayang yaudah gue mau. Tapi, sekarang gue sama zena udah bertemen dan cukup akrab. Kayak ngga pernah ada sakit hati gue sama tuh cewek. Karna zena sama gue juga baik, jadi gue ngga mau dendam atau gimana lah, ngga penting juga.
Nah setaun kemudian, tepat usia hubungan kita mencapai 2taun dia selingkuh lagi tuh. Sama adek kelas gue lagi angkatannya zena juga namanya rahmi. Selain itu selingkuhannya ada lagi, namanya kikip dia mantannya adam waktu smp. Selama dia selingkuh gue belom tau tuh, ketauannya sih sebulan setelah adam ninggalin mereka. Itu juga karena feeling gue aja, mendadak minta password facebooknya dia dan gue akhirnya baca messagenya dia. WOW!!!! Sangat sangat mengagetkan syekaliiiiiiiiiiii~ Ngga pake banyak bacot gue langsung nyamperin dia kerumahnya udah hampir jam set 10 malem. Pas gue samperin minta penjelasan, dia malah ngasih alesan ngelak ini itu. Gue sepik percaya aja, padahal mah gue ngga percaya sama sekali. Dari cara dia ngomong aja udah beda kayak biasanya, dia kalo udah salah ketauan banget deh! Akhirnya nganterin gue pulang. Besok paginya diem-diem gue maranin tuh cewek dan bawa ke kamar mandi buat minta penjelasan, ternyata tuh cewek ngaku ada something nunjukin sms-smsnya adam. Dan pinternya adam, dia kalo smsan pake hp temennya makanya kalo lagi sama gue hp selalu gue cek dan ngga ada apa-apa. Akhirnya pas adam nyamperin gue ke kelas langsung gue maki-maki, eh dia nya kabur karna udah ketauan lagi busuknya. Disitu kita ngga putus, cuman gue sempet ngejauh tapi dia terus-terusan hubungin gue minta maaf, ngebacot segala macem. Tapi begonya gue, gue masih mau maafin dia dan ngasih dia kesempatan lagi padahal gue udah sakit hati banget loh, kurang sabar apalagi coba.
Pas mau lulus-lulusan dia sempet marah sama gue karna gue misah kampus sama dia, dia mau kita 1 kampus. Cuman nyokap maunya gue dikampus yang sekarang. Akhirnya adam sama gue pisah kampus, mulai darisitu gue tau tuh mantannya adam yang namanya kikip kuliah disitu. Nah mulai saat itu feeling gue udah mulai ngga enak banget, was-was aja kalo adam lagi kuliah. Cuman gue berusaha positif aja, berfikir dewasa ngga mau yang suudzan sama orang. Selama 1 semester pertama kuliah gue sama adam masih pacaran, setelah 1bulan lebih masuk di semester 2 tiba-tiba adam nyuekin gue, ngga hubungin gue selama seminggu. Sekalinya dia hubungin gue, eh dia mutusin gue. Gue shock banget, karena gue bingung gue salah apa. Padahal sebelomnya kita ngga ada masalah apa-apa, bener-bener dalam kondisi yang baik-baik aja. Di sms dia bilang maaf dan segala macem tapi ada kalimat yang gue garis bawahin. Disitu dia bilang, "GUE DIBELAKANG LO NGGA SEBAIK GUE DIDEPAN LO". Itu jadi kunci tanda tanya di pikiran gue dong? Gue tanya "lo selingkuh lagi ya? kalo emang iya yaudah jujur aja, gue terima kalo emg itu mau lo. asal jujur intinya!". Tapi dia bilang, "Sumpah demi ALLAH mati kafir, gue bukan orang tolol yang ngelakuin kesalahan itu lagi. Lo terlalu baik, sedangkan gue ngga punya apa-apa. Lo bisa dapetin yang lebih dari gue. Gue nggabisa bahagiain lo." Anjirrrrrrrrrrrrr klasik banget nggasih alesannya? Alesan kayak gitu mah di emperan juga udah banyak! Kalo emg gue terlalu baik buat lo seharusnya bagus dong, kenapa jadi lo sia-siain.
Beberapa hari kemudian tanpa gue cari tau, info tentang dia pun dateng dari temen-temen gue yang ngebuktiin semuanya. Mulai adam bawa tuh cewek ke temen-temen bandnya, terus ngeliat mereka boncengan dari kampusnya, dan tiba-tiba temen sma gue ng'send foto mereka berdua. Tau ngga siapa ceweknya???? Itu loh yang tadi gue ceritain mantannya adam yang namanya Maryatul Khiftya yaaaaa biasanya dipanggilnya sih kikip. Ternyata mereka berdua jadian 3 hari setelah gue sama adam putus. Gue sama adam cuman sampe 3 taun 7 bulan, tepat tanggal 7 april 2012 putus dan mereka jadiannya tanggal 10 april 2012. Sumpah bukannya lebay, galaunya ampun-ampunan deh. Ya coba deh kalian bayangin cerita gue dari awal hub gue. Kurang sabar apasih gue ngadepin dia, kurang sayang apalagin gue sama dia, selama jadian 3taun lebih, gue ngga pernah nuntut ini itu sama dia. Gue selalu terima apa adanya dia, kekurangan dia selalu gue coba tutupin semampu gue. Yang bikin gue sedih, dari awal masuk sma gue sama dia, sampe akhirnya lulus dan diwisuda bareng juga masih sama dia. Tapi nyatanya harus kandas. Disisi lain yang bikin berat, keluarga gue udah deket banget sama dia, begitu juga keluarga dia. Orang tua dia sama gue juga udah pernah ketemu dan ngobrol bareng. Baru dia cowok untuk yang pertama kalinya sedeket itu sama keluarga gue dan gue baru kali itu juga sebegitu deketnya sama keluarga dia.  Makanya sekarang meskipun udah putus, gue ngga mau tali silahturahmi gue diantara keluarganya dia putus. Keluarga dia juga masih welcome banget sama gue, alhamdulillah mereka masih anggap gue kayak dulu meskipun keadaanya udah beda :")